Promo Baru Rata 123
Memiliki susunan gigi yang menawan tentu jadi dambaan semua orang. Namun sayangnya, tidak semua orang terlahir dengan susunan gigi yang rapi sehingga dibutuhkan perawatan untuk memperbaiki susunan gigi tersebut.
Untuk mengatasi masalah ini, biasanya orang akan memilih menggunakan behel atau kawat gigi. Menariknya dua tahun terakhir muncul tren perawatan merapikan gigi dengan aligner, sehingga behel atau kawat gigi bukanlah satu-satunya metode untuk meratakan gigi.
Setelah sebelumnya ramai digunakan oleh selebriti Hollywood seperti Oprah Winfrey dan Justin Bieber, kepopuleran aligner pun semakin meningkat, tak terkecuali di Indonesia. Saat ini pun, ada pula klinik gigi yang menyediakan perawatan merapikan gigi dengan aligner.
Kamu masih belum paham apa itu aligner? Jangan khawatir, yuk simak info lengkapnya berikut ini!
Apa itu aligner gigi?
Aligner gigi atau disebut juga clear aligner adalah teknologi terbaru untuk meratakan gigi tanpa mengganggu estetika. Dalam jurnal Clinical Limitation of Invisalign, Dr. Ling, seorang profesor di University of Wester Ontario, Kanada, menyebutkan bahwa aligner terbuat dari bahan plastik bening dengan tekstur yang sangat tipis (kurang dari 1 mm).
Tidak seperti behel, aligner didesain transparan sehingga ketika digunakan tidak akan terlihat. Cara kerjanya sendiri dinilai jauh lebih nyaman dan tidak menyakitkan. Jika behel merapikan gigi dengan menarik gigi ke posisi yang benar dengan bantuan kawat, aligner merapikan gigi dengan memberikannya tekanan dari luar dan dalam.
Aligner dipakai dengan memasukkan cetakan bening yang menyerupai bentuk jajaran gigi pasien di rahang atas dan bawah. Aligner bekerja dengan cara melapisi gigi sekaligus memberikan tekanan secara perlahan pada setiap gigi pasien, hingga nantinya posisi gigi akan berubah perlahan menjadi rata.
Menurut Dr. Ling, aligner dapat merapikan susunan gigi dengan pergerakan 0,25 – 0.33 mm setiap minggunya. Meski terdengar sedikit, kalau diakumulasi hasilnya akan jelas terlihat.
Menariknya, aligner dapat dilepas pasang kapan saja. Jadi, ketika si pemakai hendak makan atau sikat gigi, aligner dapat dilepas dan digunakan kembali sesuai keinginan. Namun, untuk hasil yang maksimal, aligner harus dipakai minimal 20 – 22 jam per hari.
Syarat menggunakan aligner
Sebetulnya, tidak ada syarat khusus untuk menggunakan aligner. Akan tetapi, perlu digaris bawahi bahwa aligner hanya diperuntukkan bagi kasus perataan gigi yang ringan hingga sedang.
Setiap pasien yang hendak menggunakan aligner diharuskan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi. Saat tahap konsultasi, dokter akan melakukan observasi terlebih dahulu untuk mengetahui apakah kondisi gigi pasien dapat dibantu diratakan dengan aligner atau tidak.
Jika kasus sudah disetujui oleh dokter, aligner akan dicetak sesuai dengan foto gigi pasien yang telah dipindai (scanning) secara digital. Setelah itu, pasien akan menerima beberapa set aligner yang akan menggerakkan gigi mereka secara bertahap. Pergerakan ini biasanya telah terprediksi dan disimulasikan oleh teknologi artificial intelligence (AI).
Dalam penggunaannya, pasien harus menggunakan 1 nomor aligner setidaknya setiap selama 7 hari hingga 14 hari. Artinya, pasien bisa melihat atau merasakan perubahan kecil pada susunan gigi setiap melakukan pergantian ke nomor selanjutnya.
Lama perawatan gigi dengan aligner
Jika perawatan gigi dengan behel memerlukan waktu setidaknya 2 sampai 3 tahun, berbeda dengan aligner yang pemakaiannya dapat digunakan hanya dalam hitungan bulan.
Umumnya perawatan dengan aligner memakan waktu sekitar 3-12 bulan. Namun, hal ini dapat bervariasi tergantung dari kondisi gigi dan disiplin atau tidaknya pasien dalam memakai aligner setiap hari.
Bagaimana, sudah lebih familiar dengan aligner? Sekarang kamu bisa mulai mempertimbangkan pemakaian aligner gigi sebagai pengganti behel untuk meratakan gigi.